konsep ini lahir dari peristiwa yang terekam mata visual
saya. Saya Menggabungkan Cerita kehidupan sosial dan warisan seni ragam hias
indonesia khususnya batik. Batik tercipta melalui preoses hening dan merupakan
gambaran keadaan hati dan sosial. ilustrasi garapan saya menceritakan tentang
kehidupan sosial anak perempuan yang
tidak dapat melihat ( tuna netra ) namun ia kelihatan cantik dan lucu ketika
menggunakan pakaian batik. kejadian ini saya alami sendiri ketika saya sedang
menggunakan jasa angkutan kota dan ketika itu saya melihat ada seorang anak
perempuan yang imut lewat batik yang digunakanya namun alangkah sedih ketika
tahu ia tidak dapat melihat indahnya batik yang ia gunakan. mungkin selama ini
kita tidak pernah melihat dengan hati kita, bagaimana sosok tunanetra bisa
merasakan dan melihat secara mata visual
indahnya batik yang telah menjadi warisan dunia salah satu milik indonesia.
Mengajak semua penikmat visual untuk ikut merasakan
indahnya batik dan ragam motif hias indonesia seperti si anak perempuan yang
selama ini belum bisa bahkan entah kapan ia bisa melihat. Dengan delusion, saya menggunakan karakter
yang biasa saya gambar seperti yang terletak di tangan anak perempuan dan
dikepalanya. Mengimajinasikan keindahan batik lewat sentuhan tangan si anak
kecil, dan saya mengajak ia supaya bisa mengimajinasikan keindahan batik lewat
pikiran sehingga anak perempuan kecil ini bisa tersenyum indah tergambar lewat
motif batik yang terlukis di pipi kanan dan kirinya. Di bagian kepala anak
perempuan ini terdapat stupa. Dengan imajinasi, saya mengatakan sama seperti
orang- orang lain yang ingin sekali berkali-kali untuk bisa menggapai patung
yang terdapat didalam stupa itu sendiri, sama seperti si anak perempuan ini
yang tidak dapat menggapai impiannya untuk dapat melihat dengan kedua matanya.
namun saya membantu untuk melihat dengan mata hati. Oleh karena itu ilustrasi ini berjudul “ let’s see through the eyes of your heart “
yang diartikan dan membawa pesan “ mari kita lihat dengan mata hati anda”.
Warna merah putih tentunya warna bendera indonesia yang
sangat kita banggakan. Dengan kreatifitas,
saya variasikan mix media ( Full manual ) maka terbentuklah sebuah
gantungan berbentuk bulat yang didalamnya merenungkan kehidupan anak
perempuan dengan kiasan mata tertutup ( tuna netra ) dan
membayangkan indahya batik yang ia gunakan. Ragam motif hias juga menghiasi
bagian samping dan sudut ilustrasi. Saya sangat menyukai ragam Hias budaya
indonesia. karya yang berwarna menjadikan hidup lebih berwarna.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar